Sejarah dan Makna Tahun Baru Islam (Kalender Hijriyah)

Terdapat banyak sistem penanggalan kalender yang ada di dunia. Yang paling banyak digunakan secara internasional adalah sistem kalender Masehi. Dalam Islam, sistem kalender yang digunakan adalah kalender Hijriyah. Memang kalender Hijriyah disebut juga sebagai kalender Islam yang menggunakan peredaran bulan sebagai acuan utama. Penggunaan kalender hijriyah menjadi penting dan digunakan untuk menetapkan tanggal penting pada hari raya umat Islam, misalnya hari raya Idul Fitri yang jatuh pada 1 Syawal dan tahun baru Islam yang jatuh pada tanggal 1 Muharram.

Kenapa nama yang digunakan adalah Hijriyah? Hal ini karena awal penggunaan kalender ini mulai saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari kota Mekkah ke kota Madinah. Maka dari itu, sistem penanggalan ini disebut sebagai hijriyah. Berikut kami ulas mengenai sejarah dan informasi mengenai tahun baru Islam dan maknanya bagi muslim.

Sejarah dan Makna Tahun Baru Islam (Kalender Hijriyah)

Sejarah Tahun Baru Islam 


Penentuan awal hari pada kalender Islam berbeda dengan sistem kalender lain. Suatu hari dimulai tidak pada saat jam 00.00 atau tengah malam, melainkan saat waktu terbenam matahari. Penggunaan sistem tahun baru Islam dihitung berdasarkan peredaran bulan dengan rata-rata siklus sinodik bulan (qomariyah). Terdapat 12 bulan pada tahun Islam. Urutan nama bulan Hijriyah antara lain adalah Muharram, Safar, Rabi'ul Awal, Rabi'ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadhan, Syawal, Dzulkaidah dan Dzulhijjah. Total kira-kira 354 hari ada pada kalender Islam, selisih 11 hari lebih cepat dibanding 1 tahun kalender Masehi (355 atau 356 hari). Dalam satu bulan tahun Islam bisa terdapat 29 hingga 30 hari.

Awal penggunaan kalender Hijriyah dilakukan pada zaman Khalifah Umar bin Khatab, tepatnya pada tahun 17 Hijriyah atau tahun 638 Masehi. Penggunaan tanggal Hijriyah ditetapkan berdasarkan peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah menuju ke Madinah. Terdapat usul lain untuk menetapkan tahun 1 Hijriyah berdasarkan hari lahir Muhammad atau hari pengangkatan Muhammad sebagai rasul, namun akhirnya yang dipilih adalah peristiwa hijrah sehingga kemudian dinamakan Hijriyah. Tanggal 1 Muharram tahun 1 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622. 

Sebelumnya di tanah Arab memang tidak digunakan sistem penanggalan yang formal, meski sudah perhitungan dasar, namun tidak digunakan penomoran tahun. Sebagai gantinya, suatu tahun dinamai oleh peristiwa besar yang terjadi di tahun tersebut, misalnya pada Tahun Gajah dimana Rasulullah lahir. 

Makna Tahun Baru Islam 


Tahun baru Islam ditetapkan pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW. Hal ini merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Pada akhirnya Islam berkembang pesat di Madinah hingga meluas ke daerah lain. Dampaknya, ajaran Islam menjadi kian menyebar dan diterima oleh orang lain. 

Di Indonesia, peristiwa tahun baru Islam yang jatuh pada tanggal 1 Muharram biasa disebut juga sebagai 1 Syura. Umat Islam Indonesia merayakannya dengan berbagai cara. Ada yang melakukan pawai obor, ada yang menggelar takbir keliling, ada yang melakukan acara doa dan istighosah bersama dan lain-lain. Perayaan tahun baru Islam di Indonesia juga kerap dikombinasikan dengan budaya dan adat istiadat Jawa.

Oleh karena itu, pergantian tahun baru dalam kalender Islam harus dimaknai dengan hal positif. Diharapkan seorang muslim menjadi lebih baik dan lebih giat beribadah seiring dengan bergantinya tahun Hijriyah.

Kumpulan Hadits Tentang Keraguan Hati dalam Islam

Ragu-ragu merupakan sebuah sifat manusiawi yang bisa terjadi pada tiap orang. Adanya keraguan hati membuat seseorang menjadi bimbang dan bingung, bahkan bisa mempengaruhi psikologis dari seseorang. Dalam kaitannya dengan agama dan keyakinan, sikap ragu-ragu juga bisa saja melanda secara tiba-tiba. Adanya hal yang masih samar-samar kepastiannya tentu dapat mempengaruhi pikiran dan hati kita akan menjadi galau dan gundah.


Untuk itu diperlukan keyakinan yang pasti dalam tiap aspek yang berhubungan dengan agama Islam. Dalam hadits Nabi, Rasulullah menegaskan pada muslim untuk meninggalkan hal hal yang masih meragukan dan belum pasti dan melakukan hal yang tidak meragukan. Berikut merupakan hadits Nabi Muhammad tentang keraguan selengkapnya.

Kumpulan Hadits Tentang Keraguan Hati dalam Islam

Hadits Nabi Tentang Keraguan


عَنْ أَبِـيْ مُحَمَّدٍ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ، سِبْطِ رَسُوْلِ اللهِ وَرَيْحَانَتِهِ قَالَ : حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ :(( دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ)). رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَالنَّسَائِيُّ، وَقَالَ التِّرْمِذِيُّ : حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ.

Artinya : 
Dari Abu Muhammad al-Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kesayangannya Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: “Aku telah hafal dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : ‘Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu’.” (HR at-Tirmidzi dan an-Nasâ`i. At-Tirmidzi berkata,“Hadits ini hadits shahih)


فَمَنِ اتَّقَى الْمُشَبَّهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ

Artinya : 
"Barangsiapa yang menjaga diri dari syubuhat, maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya" (HR. al-Bukhari)


Dari hadits di atas menjadi dalil bagi umat Islam di seluruh dunia untuk meninggalkan hal yang masih ragu-ragu dan samar-samar (syubhat). Contohnya jika ada makanan atau harta yang kita ragu-ragu apakah itu halal atau tidak, maka lebih baik kita tinggalkan saja, kecuali kalau kita sudah yakin bahwa makanan dan harta itu halal. Dasar tersebut adalah meninggalkan syubhat dan memilih perkara yang halal dan diyakini. Ibnu Hajar al-Haitamy berkata, "Hadits ini merupakan kaidah yang sangat penting dan dasar dari sikap wara’ yang merupakan poros dari ketakwaan, juga penyelamat dari keraguan dan ketidakjelasan yang menghalangi cahaya keyakinan."


Dalam menjalankan akidah dan ibadah sehari-hari, keyakinan menjadi hal yang penting bagi muslim. Untuk itu penting untuk meyakini setiap perkara yang kita lakukan tanpa adanya keraguan hati. Dalam hadits kedua di atas, seseorang yang menjaga diri dari syubhat maka sama dengan membersihkan agama dan kehormatannya.

Bacaan Surat Al Qadr Arab Latin dan Terjemahannya

Surat Al-Qadr merupakan nama surat dalam juz amma Al-Qur'an. Surat ini merupakan surat nomor 97 dalam Al-Qur'an. Surat Al-Qadr terdiri dari lima ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyah yang berarti surat ini diturunkan di kota Mekkah. Nama Al-Qadr berasal dari akhir di ayat pertama surat ini. Arti Al-Qadr adalah kemuliaan. Surat ini juga sering disebut sebagai surat Inna Anzalnahu, merujuk pada awalan ayat pertama.

Surah Al-Qadr menjadi salah satu surat pendek yang sering dibaca saat shalat. Makna surat ini berkaitan dengan malam Lailatul Qadr yang berarti malam 1000 bulan. Dikatakan bahwa kitab Al-Qur'an mulai diturunkan pada malam Lailatul Qadr dimana di malam tersebut malaikat hadir ke dunia untuk mengatur berbagai urusan.

Berikut akan kami tampilkan bacaan surat Al-Qadr selengkapnya, mulai dari versi lafadz tulisan Arab, teks tulisan latin serta arti dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia yang berfungsi untuk lebih memahami makna dan juga isi kandungan pokok dari tiap ayat-ayat surah Al Qadr ini.


Bacaan Surat Al Qadr Arab Latin dan Terjemahannya

Bacaan Surat Al Qadr


إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾  لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿٣﴾ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾  سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥

Tulisan Latin Surat Al Qadr

1. Inna anzalna hufilailatil qodr. 
2. wamaa ad-ro kama-lailatul qodr 
3. lailatul qod-ri khoirum min-al fi-syahr 
4. tanazzalul malaa ikatu warrukhu fiiha bi'idzni robbihim minkulli amr 
5. sala-mun hiya hatta matla-'il fajr 

Arti Terjemahan Surat Al Qadr

1. Sesungguhnya Kami telah mengirim hal demikian di Malam Kemuliaan
2. dan tahukah kamu apakah Malam Kemuliaan itu?
3. Malam Kemuliaan adalah lebih baik dibanding seribu bulan
4. ketika malaikat beserta Al Ruh hadir atas izin Tuhan mereka untuk tugas masing-masing
5. kesejahteraan di dalamnya sampai terbit fajar


Nah, itu tadi bacaan teks surat Al-Qadr beserta teks Arab, tulisan latin, arti terjemahan bahasa Indonesia. Selain itu juga disebutkan makna dan kandungan singkat pokok dari surat Al-Qadar ini yang berkaitan dengan malam Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan. Sekian informasi bacaan surat Al-Quran kali ini. Semoga informasi bacaan surat bisa bisa menjadi referensi bagi para pembaca sekalian.

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan dan Artinya

Momen bulan Ramadhan merupakan momen yang spesial bagi muslim di seluruh dunia. Di bulan Ramadhan, kita diwajibkan menunaikan ibadah puasa, dimana kita menahan diri dari rasa lapar, haus dan hal hal lain yang membatalkan puasa pada waktu yang telah ditentukan oleh syariat. Puasa dilakukan mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Setelah menahan rasa lapar dan haus selama seharian, kita boleh berbuka puasa pada waktu maghrib tiba.

Waktu buka puasa memang menjadi waktu yang ditunggu. Kita bisa makan dan minum setelah seharian menahan rasa lapar. Saat berbuka puasa, kita dianjurkan untuk membaca doa berbuka puasa. Doa buka puasa mungkin sudah banyak diketahui oleh muslim yang hafal bacaaannya. Kita bisa mengetahui bacaan doa yang banyak dilafadzkan di TV atau radio saat waktu maghrib tiba.

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan dan Artinya

Namun ternyata doa buka puasa yang banyak diketahui oleh masyarakat berasal dari hadits dhoif yang artinya hadits tersebut lemah. Kebanyakan orang tentu mengetahui doa buka puasa 'Allahumma lakasumtu..." yang sudah banyak diketahui oleh muslim di Indonesia. Berikut lafadz bacaan doa berbuka puasa Ramadhan yang umum diketahui masyarakat Indonesia.

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

"Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin"

Artinya : 
"Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih"


Doa buka puasa di atas sudah umum, namun ternyata doa berbuka puasa tersebut kurang tepat karena bersumber dari hadits yang lemah. Adapun doa buka puasa yang shahih terdapat pada hadits yang diriwayatkan Ibnu Umar. Berikut hadits Nabi Muhammad SAW tentang doa buka puasa.


كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Artinya : 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: "Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…" (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani).


Dari lafadz hadits Rasulullah SAW di atas, maka dapat disimpulkan bahwa doa buka puasa yang benar sesuai ajaran Nabi Muhammad adalah sebagai berikut.

Doa Buka Puasa yang Benar


ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Teks latin : 
Dzahaba-dz Dzoma’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya :
"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah."



Demikianlah pembahasan dan penjelasan mengenai bacaan doa buka puasa Ramadhan beserta teks latin serta arti dan terjemahannya. Memang doa buka puasa yang umum diketahui bisa dibilang kurang tepat dibanding dengan hadits Nabi SAW yang benar. Tentu sebagai muslim kita disunnahkan untuk membaca doa sebelum berbuka puasa. Semoga bisa bermanfaat.

Sunnah Sunnah Puasa Ramadhan yang Dianjurkan

Puasa merupakan ibadah yang wajib dijalankan umat Islam saat bulan Ramadhan. Kita diharuskan berpuasa dalam satu bulan penuh dengan menahan rasa lapar, haus dan hawa nafsu serta hal hal yang dapat membatalkan puasa. Tata cara ibadah puasa telah diatur oleh syariat ajaran Islam, mulai dari siapa saja yang wajib menjalankannya, rukun rukun puasa, batasan awal dan akhir waktu berpuasa hingga hal hal yang bisa membuat ibadah puasa kita menjadi batal.

Dalam ibadah puasa, juga terdapat sunnah sunnah yang bisa dilakukan. Sunnah puasa ini sangat dianjurkan untuk dilakukan saat kita sedang berpuasa. Di antara banyaknya sunnah sunnah puasa ini sendiri telah menjadi tradisi saat bulan Ramadhan tiba, contohnya seperti sahur atau shalat Tarawih. Di Indonesia, sahur menjadi tradisi saat bulan puasa dimana saat dini hari banyak penduduk yang membangunkan tetangganya untuk bangun tidur dan sahur dengan kata ucapan selamat sahur

Shalat Tarawih juga menjadi tradisi bulan puasa yang dikenang terutama di Indonesia. Lalu apa sajakah hal dan perkara lain yang menjadi sunnah puasa yang dianjurkan untuk dikerjakan saat berpuasa dan dapat mendatangkan pahala? Berikut ini merupakan beberapa sunnah sunnah puasa yang dianjurkan dikutip dari berbagai sumber dan referensi.

Sunnah Sunnah Puasa Ramadhan yang Dianjurkan

Sunnah Sunnah Puasa


1. Menjalankan Sahur

Orang yang menjalankan ibadah puasa dianjurkan untuk makan sahur terlebih dahulu. Hukum makan sahur ini sunnah sehingga sangat dianjurkan untuk orang yang akan berpuasa, baik puasa Ramadhan atau puasa sunnah di hari-hari biasa lainnya. Dengan melakukan sahur maka kita akan mendapat keberkahan. Sahur berfungsi untuk memperkuat badan agar kita lebih mudah menahan lapar dan haus saat berpuasa. Dianjurkan juga untuk mengakhirkan makan sahur mendekati waktu imsyak, namun tentu tidak boleh sampai terlewat sesuai waktu yang ditentukan.

2. Menyegerakan Berbuka Puasa

Buka puasa merupakan waktu yang paling ditunggu oleh orang yang berpuasa karena bisa makan dan minum setelah berpuasa seharian. Disunnahkan bagi kita untuk menyegerakan berbuka. Artinya saat masuk waktu Maghrib, kita dianjurkan untuk langsung membatalkan puasa kita, baik dengan hanya minum air secukupnya atau langsung makan makanan. Disunnahkan juga untuk berbuka dengan kurma sebagai takjil sebelum menjalankan ibadah shalat Maghrib.

3. Berbuka dengan Kurma

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, sunnah hukumnya berbuka dengan kurma sebanyak tiga kali. Kurma sangat dianjurkan karena mengandung zat gula yang berfungsi untuk membuat tubuh menjadi fit kembali. Jika tidak ada kurma, dianjurkan berbuka dengan air atau makanan yang manis terlebih dahulu sebelum makan.

4. Membaca Doa Buka Puasa

Sebelum berbuka puasa, kita disunnahkan untuk membaca doa buka puasa. Doa sebelum berbuka puasa ini dibaca untuk bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT lewat makanan yang kita makan saat berbuka puasa.

5. Memberi Makan Buka untuk Orang yang Berpuasa

Salah satu sunnah puasa lain adalah memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa. Kita dianjurkan untuk memberi makanan bagi orang lain yang berpuasa dan akan berbuka. Orang yang memberi makanan buka puasa pada orang lain yang berpuasa maka pahalanya sama dengan orang yang berpuasa.

6. Memperbanyak Doa dan Dzikir

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT. Di bulan puasa kita disunnahkan untuk memperbanyak doa dan dzikir. Segala doa dan dzikir yang kita baca saat berpuasa pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

7. Memperbanyak Ibadah dan Amal Kebaikan

Orang yang berpuasa disunnahkan untuk mengisi hari-harinya dengan memperbanyak ibadah dan menjalankan amal kebaikan. Segala bentuk ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan maka pahala yang diterima akan dilipatgandakan. Ibadah dan amal kebaikan yang bisa dilakukan saat berpuasa antara lain membaca Al-Qur;an, i'tikaf di masjid, berdzikir, sedekah dan lain-lain.

8. Menjalankan Shalat Tarawih

Bulan Ramadhan identik dengan ibadah shalat Tarawih. Hukum dari shalat Tarawih di bulan Ramadan adalah sunnah dan sangat dianjurkan. Dianjurkan untuk shalat tarawih di masjid atau musholla terdekat atau bisa sholat sendiri di rumah dengan keluarga. Waktu shalat Tarawih adalah setelah shalat Isya.


Sunnah sunnah puasa tersebut dianjurkan untuk dilakukan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Jika kita tidak melakukannya memang tidak apa-apa dan tidak membatalkan puasa kita. Namun alangkah baiknya, jika kita menjalankan sunnah sunnah puasa tersebut, karena selain mendapat pahala, ibadah puasa kita akan lebih bermakna dan lebih sempurna karena diisi dengan ibadah dan kebaikan.

Kumpulan Hadits Tentang Makan dan Minum

Makan dan minum adalah hal yang penting dan sangat diperhatkan oleh syariat Islam. Ya, dalam ajaran agama Islam juga mengatur banyak hal mengenai adab makan dan minum yang benar dan tepat. Makan bertujuan untuk menghilangkan rasa lapar dan mengisi nutrisi tubuh sesuai dengan kebutuhan, sedangkan minum berfungsi untuk membantu proses pencernaan dan menyegarkan tubuh. Tentu tiap hari manusia melakukan kegiatan makan dan minum. 

Sebagai muslim, tentu kita harus melaksanakan adab dan etika makan yang baik dan benar sesuai dengan ajaran Islam. Beberapa contoh adab makan yang umum di antaranya adalah makan dengan tangan kanan serta makan dalam posisi duduk. Meski sepele, namun terkadang banyak orang masih belum melakukannya karena menganggap remeh. Padahal Rasulullah telah mencontohkan cara makan dan minum yang benar.

Dalam beberapa hadits Nabi, Rasulullah SAW menjelaskan banyak hal yang berkaitan dengan urusan makan dan minum. Maka tak heran jika aktivitas makan dan minum tidak boleh dianggap remeh. Berikut ini akan kami tampilkan kumpulan sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW yang berhubungan makan dan minum selengkapnya.

Kumpulan Hadits Tentang Makan dan Minum

Hadits Tentang Makan dan Minum


Hadits tentang makan makanan yang dekat

Dari Umar bin Abi Salamah ia berkata: "Sewaktu aku kecil pada masa Nabi SAW, tanganku selalu bergerak kesana kemari dalam piring makan, karena itu Nabi berkata: hai anak sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kanan engkau, dan makanlah yang ada di sekitarmu". (HR. Muslim, Thabrani dan Baihaqi)

Hadits tentang tangan kanan

Dari Abi Hurairah R.A. dari Nabi SAW bersabda: "Jika salah seorang dari kalian makan, makanlah dengan menggunakan tangan kanan dan jika minum, minumlah juga dengan tangan kanannya. Sesungguhnya syaitan itu makan dengan tangan kirinya dan juga minum dengan tangan kirinya". (HR. Muslim dan Nasa’i di dalam sunan Kubro)

Hadits tentang makan tidak berlebihan

Dari Umar bin Syu’aib dari Ayahnya dari Kakeknya dari Nabi SAW, sesungguhnya Nabi SAW bersabda: "Makanlah, minumlah, berpakaianlah dan shodaqohlah tanpa berlebihan dan sikap sombong".(HR. Baihaqi pada bab Iman)

Hadits tentang proporsi makan dan minum

Dari Miqdam bin Ma’dikariba sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah seorang anak Adam mengisi sesuatu yang lebih buruk dari perutnya sendiri, cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya, jikapun ingin berbuat lebih, maka sepertiga untuk makanan dan sepertiga untuk minum dan sepertiga lagi untuk nafasnya". (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)


Nah, itulah beberapa contoh kumpulan hadits tentang makan dan minum. Perkara makan dan minum memang banyak disebut dalam hadits Nabi atau ayat Al Qur'an. Sebagai orang Islam tentu kita wajib untuk menjalankan adab dan syariat dalam makan dan minum sehari-hari. Semoga info Islami tersebut bermanfaat.

Bacaan Surat Al-Fiil Arab Latin dan Terjemahannya

Surat Al-Fiil merupakan surat urutan nomor 105 dalam kitab suci Al-Qur'an dan termasuk dalam juz ke-30. Surat ini terdiri dari lima ayat saja. Al-Fil tergolong dalam kategori surat Makkiyah, yang berarti surat ini diturunkan di kota Mekkah. Nama Al-Fiil diambil dari akhir kata di ayat pertama. Al-Fiil sendiri artinya adalah gajah. Hal ini sesuai dengan sebab diturunkannya surat ini.

Isi kandungan pokok dari Al-Fiil menceritakan tentang cerita dan kisah gagalnya usaha untuk menghancurkan Ka'bah di kota Mekkah. Percobaan penghancuran ini dilakukan oleh raja Abrahah dengan puluhan ribu tentaranya, termasuk pasukan bergajah yang siap tempur. Gagalnya usaha terjadi karena pertolongan Allah dengan munculnya burung ababil dalam jumlah banyak yang melempari batu batu kecil yang menghancurkan pasukan mereka. Peristiwa tersebut dicatat dalam sejarah Islam sebagai tahun Gajah. Pada tahun tersebut, Nabi Muhammad lahir.


Bacaan Surat Al-Fiil Arab Latin dan Terjemahannya

Berikut akan kami tampilkan mengenai bacaan surat Al-Fiil selengkapnya, mulai dari versi lafadz Arab, teks tulisan latin serta arti dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Hal ini berfungsi untuk lebih memahami makna dan juga isi kandungan pokok dari tiap ayat-ayat surah Al Fil ini. Berikut bacaan selengkapnya.

Bacaan Surat Al-Fiil Arab Latin Terjemahan

Lafadz Arab


أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ﴿١﴾ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ﴿٢﴾ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ﴿٣﴾ تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ ﴿٤﴾ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ ﴿٥)٥

Tulisan Latin

  1. alam tara kayfa fa’ala rabbuka bi-ash-haabil fiili
  2. alam yaj’al kaydahum fii tadhliil
  3. wa-arsala ‘alayhim thayran abaabiil
  4. tarmiihim bihijaaratin min sijjiil
  5. faja’alahum ka’ashfin ma'kuul

Terjemahan Indonesia

  1. Apakah kamu tidak memperhatikan hal yang telah diperbuat Tuhanmu terhadap rombongan bergajah?
  2. Bukankah Dia telah menyebabkan tipu daya orang-orang itu menjadi sia-sia?
  3. serta Dia hadirkan burung-burung yang berhamburan menyerbu orang-orang itu
  4. seraya melemparkan bebatuan pijar menghantam orang-orang itu
  5. lalu Dia jadikan orang-orang itu menyerupai tunggul-tunggul jerami yang remuk.

Nah, itu tadi bacaan surat Al Fiil lengkap beserta teks Arab, tulisan latin, arti terjemahan dalam bahasa Indonesia serta makna dan kandungan pokok surat. Sekian info bacaan surat Al-Quran kali ini. Semoga informasi bacaan surat bisa bisa menjadi referensi bagi para pembaca sekalian.

Doa Keselamatan Agar Terhindar dari Bahaya dan Musibah

Musibah merupakan suatu hal buruk yang bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Kita tentu tidak pernah tahu kapan suatu musibah atau bahaya akan kita alami. Sebagai manusia, tentu hendaklah kita untuk senantiasa waspada dan hati-hati agar bisa terhindar dari musibah dan bencana yang mendadak dan tiba-tiba. Tentu suatu marabahaya bisa terjadi kapan saja, contohnya saat kita berkendara dimana kita bisa mengalami kecelakaan kapan saja atau pada kehidupan sehari-hari lainnya.

Sebagai muslim, kita juga sangat dianjurkan untuk senantiasa berdoa meminta perlindungan pada Allah SWT. Memang benar bahwa tiap ujian dan musibah adalah takdir yang telah Allah tetapkan dan terkadang suatu musibah diberikan pada muslim sebagai ujian keimanan. Namun kita tetap dianjurkan untuk berdoa meminta perlindungan kepada Allah. Hendaknya kita berdoa dan mengucapkan dzikir agar terhindar dari segala macam bahaya dan musibah atau pun gangguan dari orang orang jahat dan orang orang yang dzalim. 


Doa Keselamatan Agar Terhindar dari Bahaya dan Musibah

Doa tolak bala bisa kita ucapkan kapan saja, karena kita tidak pernah tahu kapan suatu musibah/bahaya akan melanda kita. Berikut akan kami tampilkan bacaan doa dan dzikir meminta keselamatan agar terhindar dari bahaya dan bencana yang dikutip dari berbagai sumber dan referensi. Bacaan doa akan kami tampilkan lengkap bahasa Arab, tulisan latin serta arti dan terjemahannya sebagai berikut.

Doa Terhindar dari Musibah


بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِى اْلاَرِضِ وَلاَ فِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ 

Teks latin : 
Bismillahil ladzii laa yadlurru ma'asmihi syai-un fil ardlli wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul aliimu

Artinya :
"Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui."


Nah, itu tadi merupakan bacaan doa tolak bala atau doa terhindar dari musibah dan bahaya lainnya. Memang sebagai seorang manusia biasa, kita tidak bisa melawan kuasa Allah yang memberikan ujian berupa musibah. Untuk itu hendaknya sebagai muslim kita dianjurkan untuk berdoa meminta keselamatan pada Allah SWT.

Kumpulan Kata Kata Puasa dan Ucapan Selamat Sahur

Puasa adalah ibadah wajib bagi umat Islam dimana pengertian puasa adalah menahan diri dari rasa lapar dan haus serta hal hal yang dapat membatalkannya dari waktu fajar terbit hingga terbenam. Di Indonesia, tradisi puasa memang begitu kental saat bulan Ramadhan tiba. Selama 1 bulan penuh, masyarakat muslim Indonesia menjalankan ibadah puasa sebelum hari raya Idul Fitri tiba dan nuansa puasanya bisa dilihat dalam banyak hal. Salah satu tradisi puasa yang begitu kental di Indonesia adalah berkaitan dengan makan sahur. Sahur adalah aktivitas makan dan minum sebelum waktu Subuh yang disunnahkan untuk memudahkan ibadah puasa kita.

Karena di Indonesia waktu sahur masuk pada waktu dini hari, maka kesulitan yang dialami warga Indonesia adalah susah bangun. Memang susah untuk bangun waktu dini hari untuk sahur saat sedang asik-asiknya tidur. Apalagi jika kita hidup sendiri dan jauh dari orang tua. Biasanya kita membutuhkan bantuan orang lain lewat komunikasi SMS, BBM, WA atau sosial media lain agar kita bisa bangun.

Kumpulan Kata Kata Puasa dan Ucapan Selamat Sahur

Tradisi saling membangunkan orang sahur ini yang sempat menjadi tren dan ciri khas di Indonesia. Tiap orang berlomba-lomba membuat pesan singkat yang kreatif dan unik. Beberapa kata-kata lucu dan gokil ini sering dijadikan pilihan sebagai pesan untuk membangunkan sahur teman, pacar dan keluarganya. Berikut kumpulan kata kata sahur lucu dan ucapan selamat sahur yang bisa dikirim melalui SMS, BBM, WhatsApp atau untuk status Facebook yang bisa digunakan. 

Kumpulan Kata Kata Ucapan Selamat Sahur


Berpuasa untuk mendapat pahala
Menahan hawa nafsu dan dosa
Makan sahur janganlah lupa
Sebelum Imsyak tiba menyapa


Ke pasar beli nasi campur
Jangan lupa beli lauk juga
Di saat banyak yang masih tidur
Semangat bangun untuk sahur ya


Ada nasi daging dan sayur 
Siap tersedia di atas meja
Ku ucapkan selamat sahur
Untuk Engkau sekeluarga


Pagi pagi nemu harta karun
Ternyata isinya hanya sampah saja
Jangan malas, ayo bangun
Segera sahur sebelum Imsyak tiba


Kukirimkan senyum syukur
Lewat doa yang tak terukur
Semoga yang disana sudah bangun tidur
Sebelum waktu Imsyak menegur
Selamat makan sahur


Bulan puasa sebentar lagi datang
Mari kita sambut bersama
Saya sekeluarga Mengucapkan,
Selamat sahur untuk semua


Ambil air pakai timba,
Air bening dari dalam sumur,
Buat yang aku cinta disana,
Selamat makan sahur.


Ada beras ada kencur,
Telur dadar buat lauk makan
Selamat menikmati makan sahur
Semoga puasa lancar tanpa hambatan


Dengarkan suara hatimu, akan kau dengarkan ketenangan batin
Dengarkan suara alam, akan kau dengarkan kesucian jiwa
Dengarkan suara toa masjid, akan kau dengarkan suara 'Sahur, Sahur'
Karena sekarang waktunya sahur, ayo sahur


Langit hendak membuka tabirnya,
Sebentar lagi mentari pagi akan segera menyapa
Dear, selamat sahur ya…


Nah, itu tadi beberapa contoh kata kata ucapan selamat sahur terbaru. Daftar kata-kata tersebut bisa kamu gunakan sebagai pesan kreatif untuk membangukan sahur pada teman, rekan, pacar, suami/istri, kerabat dan keluargamu. Sekian info kumpulan kata kata Islami unik terbaru kali ini.

Kumpulan Hadits Tentang Persahabatan / Pertemanan

Sahabat adalah sosok yang sangat berarti dalam kehidupan kita. Dalam kehidupan sehari-hari, tentu tiap orang memiliki teman masing-masing. Teman pun berfungsi sebagai pelengkap kehidupan kita selain keluarga. Teman atau sahabat selalu ada saat kita membutuhkan bantuan dan pertolongan. Memiliki teman yang baik dan setia merupakan salah satu anugerah bagi kita.

Dalam agama Islam, pertemanan juga banyak dibahas dalam Al-Qur'an dan hadits. Nabi Muhammad SAW memiliki sahabat sahabat yang beriman seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab atau pun Ali bin Abi Talib. Para sahabat sahabat Nabi ini juga memiliki peran penting dalam membantu perjuanagan Rasulullah SAW dalam menegakkan ajaran agama Islam di masanya.


Kumpulan Hadits Tentang Persahabatan/Pertemanan

Dalam memilih sahabat kita juga harus mempertimbangkan beberapa aspek. Pilihlah sahabat yang seiman atau yang sama-sama beragama Islam, karena dengan berteman dengan orang-orang yang beriman, maka bisa saling suport dalam hal amal ibadah. Hal hal yang berkaitan dengan persahabatan juga beberapa kali disebut dalam hadits Rasulullah. Berikut ini adalah beberapa hadits nabi yang berhubungan tentang pertemanan dan persahabatan selengkapnya.

Hadits Tentang Persahabatan/Pertemanan


"Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya." (HR Muslim)

"Sebaik baik sahabat di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya." (HR Al-Hakim)

"Di sekitar Arsy-Nya ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka pun bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada, hingga para nabi dan syuhada pun iri kepada mereka.” Ketika para sahabat bertanya, Rasulullah menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah." (HR. Tirmidzi).

"Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati. Sebaik-baik sahabat di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap tetangganya.” (HR. Hakim)"

"Seseorang itu tergantung pada agama sahabatnya, maka perhatikanlah salah seorang dari kamu kepada siapa dia bersahabat." (HR Abu Daud)

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Shallallahu`alaihi wasallam, beliau bersabda:
"Sesunguhnya kelak di Hari Kiamat Allah akan berfirman, 'Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan memberikan naungan kepadanya dalam naungan-Ku disaat tidak ada naungan kecuali naungan-Ku'" (HR Muslim)

Dari Nu’man bin Basyir r.a., Rasulullah SAW bersabda, 
"Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka adalah seumpama satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur." (HR Muslim)

Sesungguhnya ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di kota lain. Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk mengikutinya. Ketika malaikat sampai kepadanya, ia berkata, "Hendak ke mana engkau?" Orang itu berkata, "Aku akan mengunjungi saudaraku di kota ini." Malaikat berkata, "Apakah ada hartamu yang dikelola olehnya?" Ia berkata, "Tidak ada, hanya saja aku mencintainya karena Allah." Malaikat itu kemudian berkata, "Sesunggunya aku adalah utusan Allah kepadamu. Aku diperintahkan untuk mengatakan bahwa Allah sungguh telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu itu karena Allah." (HR. Muslim)

"Apabila dua orang laki-laki saling mencintai dan mengasihi di jalan Allah, yang satu berada di timur, sedangkan yang satu lagi berada di barat, maka Allah SWT akan mengumpulkan keduanya di hari kiamat dan berkata, “Inilah orang yang telah engkau cintai di jalan-Ku." (HR Ibnu Asakir dari Ibnu Abbas)


Nah, itulah kumpulan hadits tentang persahabatan atau pertemanan selengkapnya yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Sebagai seorang muslim, kita memang dianjurkan untuk memilih teman saudara sesama muslim yang beriman. Sekian info kumpulan hadits Nabi kali ini.